<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ilmu-Ilmu Islam &#187; Mengenal</title>
	<atom:link href="http://ilmuagamaislam.wordpress.com/category/mengenal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ilmuagamaislam.wordpress.com</link>
	<description>Disini Terdapat Kumpulan-kumpulan Ilmu Agama Islam</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Mar 2010 02:27:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ilmuagamaislam.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ilmu-Ilmu Islam &#187; Mengenal</title>
		<link>http://ilmuagamaislam.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ilmuagamaislam.wordpress.com/osd.xml" title="Ilmu-Ilmu Islam" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ilmuagamaislam.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Mengenal Ilmu Al Qur&#8217;an</title>
		<link>http://ilmuagamaislam.wordpress.com/2010/03/19/mengenal-ilmu-al-quran/</link>
		<comments>http://ilmuagamaislam.wordpress.com/2010/03/19/mengenal-ilmu-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Mar 2010 02:20:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilmuislam1</dc:creator>
				<category><![CDATA[al quran]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Mengenal]]></category>
		<category><![CDATA[mengenal ilmu al quran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmuagamaislam.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Al-Qur&#8217;an sebagai kitab utama, mengandung ilmu yang sangat dalam. Untuk megupasnya diperlukan seorang penyelam tangguh untuk mengambil harta yang ada di dasarnya. Ilmu tafsir bisa mendorong kita untuk mengetahui ilmu-ilmu Al-Qur&#8217;an sedikit mendalam, serta mendorong kita untuk mengetahui hal-hal yang menunjang pemahaman Al-Qur&#8217;an yang mulia ini, berupa usaha yang maksimal, kesungguhan yang optimal pembahasan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuagamaislam.wordpress.com&#038;blog=12691492&#038;post=17&#038;subd=ilmuagamaislam&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ilmuagamaislam.files.wordpress.com/2010/03/alquran1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-16" title="Al Qur'an" src="http://ilmuagamaislam.files.wordpress.com/2010/03/alquran1.jpg?w=203&h=180" alt="" width="203" height="180" /></a>Al-Qur&#8217;an sebagai kitab utama, mengandung ilmu yang sangat dalam. Untuk megupasnya diperlukan seorang penyelam tangguh untuk mengambil harta yang ada di dasarnya.</p>
<p>Ilmu tafsir bisa mendorong kita untuk mengetahui ilmu-ilmu Al-Qur&#8217;an sedikit mendalam, serta mendorong kita untuk mengetahui hal-hal yang menunjang pemahaman Al-Qur&#8217;an yang mulia ini, berupa usaha yang maksimal, kesungguhan yang optimal pembahasan yang mendalam. Kesemuanya itu harus dicurahkan dalam rangka studi di Al-Qur&#8217;an yang mulia. Betapa usaha para guru besar yang ternama dan Ulama yang terkenal, dimana mereka telah menghabiskan usia demi terjaminnya pemikiran atas wahyu yang murni sebagai pedoman/undang-undang yang berharga, sejak awal diturunkannya Al-Qur&#8217;an sampai saat kini.<span id="more-17"></span></p>
<p>Mereka pulang ke rahmatulah dengan meninggalkan kekayaan ilmu pengetahuan yang melimpah ruah untuk kita, yang sumbernya tak akan kering dan mutiaranya yang tak akan habis di sepanjang masa. Namun, sekalipun dengan penuh kesungguhan telah mereka curahkan (dari dahulu hingga sekarang), sungguh Al-Qur&#8217;an tetap merupakan lautan yang dalam dimana memerlukan penyelam yang terjun ke dalamnya untuk dapat mengambil mutiara dan permata dari dasarnya.</p>
<p>Para pujangga, sastrawan, cendekiawan dan penyair telah berlomba dalam mengomentari Al-Qur&#8217;an dengan mengemukakan keindahan dan kelebihannya. Rasanya kami belum menemui keterangan yang indah dan bernilai tinggi selain dari gambaran yang dibawakan oleh Muhammad (Rasulullah) ibnu Abdillah SAW. sebagal pembawa risalah, dimana beliau bersabda: &#8220;(Inilah) kitab Allah (Al-Qur&#8217;an), yang di dalamnya tertera berita/catatan sejarah jaman masa lampau (orang-orang yang sebelum kamu) dan gambaran jaman masa mendatang serta ketentuan tentang sesamamu. Ia adalah pemisah (hak dan batil) yang bukan dongeng (sandiwara). Siapa saja yang meninggalkannya niscaya akan rusak binasa dan siapa yang berpedoman dengan lainnya, niscaya akan sesat. Ia adalah petunjuk Allah yang paten, peringatan yang luas dan jalan yang lurus. Dengan berpedoman padanya hawa nafsu tak akan menyeleweng dan ucapan tidak akan bercampur baur.</p>
<p>Dalam menggali isinya ulama tidak merasa kenyang atau bosan bahkan sebaliknya. Keindahannya takkan hilang lantaran sering dibaca dan diulang, serta keajaiban-keajaibannya tak akan terputus. Ia adalah suatu bacaan dimana para jin tak terhenti mengagumi manakala mendengarnya, sehingga dikalangan mereka ada yang mengatakan: &#8220;Kami telah mendengarkan bacaan (Al-Qur&#8217;an) yang sungguh menakjubkan dan memberi petunjuk ke jalan yang benar karena itu kami beriman kepadanya.&#8221; Barangsiapa berkata berpijak kepadanya niscaya tepat, barangsiapa yang mengamalkan isinya niscaya akan diberi jasa imbalan. Barangsiapa menetapkan hukum berdasarkan atasnya niscaya akan adil. Dan barangsiapa mengajak orang lain untuk berpegang kepadanya niscaya akan diberi petunjuk ke jalan yang lurus&#8221;.</p>
<p><strong>Apa yang dimaksud dengan Ilmu Al-Qur&#8217;an</strong></p>
<p>Yang dimaksud dengan ilmu Al-Qur&#8217;an adalah seluruh pembahasan yang berbubungan dengan <em>Al-Qur&#8217;anul Majid</em> yang abadi, baik dari segi penyusunannya, pengumpulnnnya, sistimatikanya, perbedaan antara surat <em>Makiyah</em> dan <em>Madaniyah</em>, pengetahuan tentang <em>nasikh</em> dan <em>mansukh</em>, pembahasan tentang ayat-ayat yang <em>muhkamat</em> dan <em>mutasyabihat</em>, serta pembahasan-pembahasan lain yang berhubungan dan ada sangkut pautnya dengan <em>Al-Qur&#8217;anul &#8216;Azhim</em>.</p>
<p>Adapun tujuan dari study ilmu ini ialah:<br />
1. Agar dapat memahami Kalam Allah &#8216;Azza Wajala, sejalan dengan keterangan dan penjelasan dari Rasul SAW, serta sejalan pula dengan keterangan yang dikutip oleh para sahabat dan thabi&#8217;in tentang interpretasi mereka prihal Al-Qur&#8217;an.<br />
2. Agar mengetahui cara dan gaya yang dipergunakan oleh para <em>mufassir</em> (ahli tafsir) dalam menafsirkan Al-Qur&#8217;an dengan disertai sekedar penjelasan tentang tokoh-tokoh ahli tafsir yang ternama serta kelebihan-kelebihannya.<br />
3. Agar mengetahui persyaratan-persyaratan dalam menafsirkan Al-Qur&#8217;an.<br />
4. Dan ilmu-ilmu lain yang dibutuhkan untuk itu.</p>
<p><strong>Definisi Al-Qur&#8217;an</strong></p>
<p><em>Al-Qur&#8217;an</em> adalah Kalam Allah yang tiada tandingannya (mu&#8217;jizat), diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW penutup para Nabi dan Rasul, dengan perantaraan Malaikat Jibril alaihis salam, ditulis dalam mushhaf-mushhaf yang disampaikan kepada kita secara <em>mutawatir</em> (oleh orang banyak), serta mempelajarinya merupakan suatu ibadah, dimulai dengan surat <em>Al-Fâtihah</em> dan ditutup dengan surat <em>An-Nâs</em>.</p>
<p>Definisi tersebut telah disepakati oleh para Ulama dan Ahli ushul. Allah menurunkan Al-Qur&#8217;an adalah untuk menjadi undang-undang bagi ummat manusia dan petunjuk serta sebagai tanda atas kebenaran Rasul dan penjelasan atas kenabian dan kerasulannya, juga sebagai alasan (<em>hujjah</em>) yang kuat di hari Kemudian dimana akan dinyatakan bahwa Al-Qur&#8217;an itu benar-benar diturunkan dari Dzat Yang Maha Bijaksana lagi Terpuji. Nyatalah bahwa Al-Qur&#8217;an adalah mu&#8217;jizat yang abadi yang menundukkan semua generasi dan bangsa sepanjang masa.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilmuagamaislam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilmuagamaislam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilmuagamaislam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilmuagamaislam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilmuagamaislam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilmuagamaislam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilmuagamaislam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilmuagamaislam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilmuagamaislam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilmuagamaislam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilmuagamaislam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilmuagamaislam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilmuagamaislam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilmuagamaislam.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuagamaislam.wordpress.com&#038;blog=12691492&#038;post=17&#038;subd=ilmuagamaislam&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmuagamaislam.wordpress.com/2010/03/19/mengenal-ilmu-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9b84cba0c9039d1372f9333a78bcb5f6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ilmuislam1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ilmuagamaislam.files.wordpress.com/2010/03/alquran1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Al Qur&#039;an</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Ilmu Tauhid</title>
		<link>http://ilmuagamaislam.wordpress.com/2010/03/19/mengenal-ilmu-tauhid/</link>
		<comments>http://ilmuagamaislam.wordpress.com/2010/03/19/mengenal-ilmu-tauhid/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Mar 2010 01:37:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilmuislam1</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Mengenal]]></category>
		<category><![CDATA[Tauhid]]></category>
		<category><![CDATA[Mengenal Ilmu Tauhid]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Apakah ilmu tauhid itu? Ilmu tauhid adalah ilmu yang membahas pengokohan keyakinan-keyakinan agama Islam dengan dalil-dalil naqli maupun aqli yang pasti kebenarannya sehingga dapat menghilangkan semua keraguan, ilmu yang menyingkap kebatilan orang-orang kafir, kerancuan dan kedustaan mereka. Dengan ilmu tauhid ini, jiwa kita akan kokoh, dan hati pun akan tenang dengan iman. Dinamakan ilmu tauhid [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuagamaislam.wordpress.com&#038;blog=12691492&#038;post=1&#038;subd=ilmuagamaislam&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ilmuagamaislam.files.wordpress.com/2010/03/flag.png"><img class="alignleft size-medium wp-image-13" title="Kalimat Tauhid" src="http://ilmuagamaislam.files.wordpress.com/2010/03/flag.png?w=148&h=110" alt="" width="148" height="110" /></a>Apakah ilmu tauhid itu? Ilmu tauhid adalah ilmu yang membahas pengokohan keyakinan-keyakinan agama Islam dengan dalil-dalil naqli maupun aqli yang pasti kebenarannya sehingga dapat menghilangkan semua keraguan, ilmu yang menyingkap kebatilan orang-orang kafir, kerancuan dan kedustaan mereka. Dengan ilmu tauhid ini, jiwa kita akan kokoh, dan hati pun akan tenang dengan iman. Dinamakan ilmu tauhid karena pembahasan terpenting di dalamnya adalah tentang tauhidullah (mengesakan Allah). <span id="more-1"></span>Allah swt. berfirman:</p>
<p style="text-align:right;">أَفَمَن يَعْلَمُ أَنَّمَا أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَبِّكَ الْحَقُّ كَمَنْ هُوَ أَعْمَى إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُوْلُواْ الأَلْبَابِ</p>
<p>“Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar, sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran.” (Ar-Ra’d: 19)</p>
<p><strong>Bidang Pembahasan Ilmu Tauhid</strong></p>
<p>Apa saja yang dibahas? Ilmu tauhid membahas enam hal, yaitu:</p>
<p>1. Iman kepada Allah, tauhid kepada-Nya, dan ikhlash beribadah hanya untuk-Nya tanpa sekutu apapun bentuknya.</p>
<p>2. Iman kepada rasul-rasul Allah para pembawa petunjuk ilahi, mengetahui sifat-sifat yang wajib dan pasti ada pada mereka seperti jujur dan amanah, mengetahui sifat-sifat yang mustahil ada pada mereka seperti dusta dan khianat, mengetahui mu’jizat dan bukti-bukti kerasulan mereka, khususnya mu’jizat dan bukti-bukti kerasulan Nabi Muhammad saw.</p>
<p>3. Iman kepada kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada para nabi dan rasul sebagai petunjuk bagi hamba-hamba-Nya sepanjang sejarah manusia yang panjang.</p>
<p>4. Iman kepada malaikat, tugas-tugas yang mereka laksanakan, dan hubungan mereka dengan manusia di dunia dan akhirat.</p>
<p>5. Iman kepada hari akhir, apa saja yang dipersiapkan Allah sebagai balasan bagi orang-orang mukmin (surga) maupun orang-orang kafir (neraka).</p>
<p>6. Iman kepada takdir Allah yang Maha Bijaksana yang mengatur dengan takdir-Nya semua yang ada di alam semesta ini.</p>
<p>Allah swt berfirman:</p>
<p style="text-align:right;">“آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللّهِ وَمَلآئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ</p>
<p>“Rasul telah beriman kepada Al-Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya.” (Al-Baqarah: 285)</p>
<p>Rasulullah saw. ditanya tentang iman, beliau menjawab,</p>
<p style="text-align:right;">أنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ.</p>
<p>“Iman adalah engkau membenarkan dan meyakini Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan taqdir baik maupun buruk.” (HR. Muslim).</p>
<p><strong>Kedudukan Ilmu Tauhid di Antara Semua Ilmu</strong></p>
<p>Kemuliaan suatu ilmu tergantung pada kemulian tema yang dibahasnya. Ilmu kedokteran lebih mulia dari teknik perkayuan karena teknik perkayuan membahas seluk beluk kayu sedangkan kedokteran membahas tubuh manusia. Begitu pula dengan ilmu tauhid, ini ilmu paling mulia karena objek pembahasannya adalah sesuatu yang paling mulia. Adakah yang lebih agung selain Pencipta alam semesta ini? Adakah manusia yang lebih suci daripada para rasul? Adakah yang lebih penting bagi manusia selain mengenal Rabb dan Penciptanya, mengenal tujuan keberadaannya di dunia, untuk apa ia diciptakan, dan bagaimana nasibnya setelah ia mati?</p>
<p>Apalagi ilmu tauhid adalah sumber semua ilmu-ilmu keislaman, sekaligus yang terpenting dan paling utama.</p>
<p>Karena itu, hukum mempelajari ilmu tauhid adalah fardhu ‘ain bagi setiap muslim dan muslimah sampai ia betul-betul memiliki keyakinan dan kepuasan hati serta akal bahwa ia berada di atas agama yang benar. Sedangkan mempelajari lebih dari itu hukumnya fardhu kifayah, artinya jika telah ada yang mengetahui, yang lain tidak berdosa. Allah swt. berfirman,</p>
<p>فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ</p>
<p>“Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan (Yang Haq) melainkan Allah.” (Muhammad: 19)</p>
<p><strong>Al-Quran adalah Kitab Tauhid Terbesar</strong></p>
<p>Sesungguhnya pembahasan utama Al-Quran adalah tauhid. Kita tidak akan menemukan satu halaman pun yang tidak mengandung ajakan untuk beriman kepada Allah, rasul-Nya, atau hari akhir, malaikat, kitab-kitab yang diturunkan Allah, atau taqdir yang diberlakukan bagi alam semesta ini. Bahkan dapat dikatakan bahwa hampir seluruh ayat Al-Quran yang diturunkan sebelum hijrah (ayat-ayat Makkiyyah) berisi tauhid dan yang terkait dengan tauhid.</p>
<p>Karena itu tak heran masalah tauhid menjadi perhatian kaum muslimin sejak dulu, sebagaimana masalah ini menjadi perhatian Al-Quran. Bahkan, tema tauhid adalah tema utama dakwah mereka. Umat Islam sejak dahulu berdakwah mengajak orang kepada agama Allah dengan hikmah dan pelajaran yang baik. Mereka mendakwahkan bukti-bukti kebenaran akidah Islam agar manusia mau beriman kepada akidah yang lurus ini.</p>
<p>Bagi seorang muslim, akidah adalah segala-galanya. Tatkala umat Islam mengabaikan akidah mereka yang benar -yang harus mereka pelajari melalui ilmu tauhid yang didasari oleh bukti-bukti dan dalil yang kuat– mulailah kelemahan masuk ke dalam keyakinan sebagian besar kaum muslimin. Kelemahan akidah akan berakibat pada amal dan produktivitas mereka. Dengan semakin luasnya kerusakan itu, maka orang-orang yang memusuhi Islam akan mudah mengalahkan mereka. Menjajah negeri mereka dan menghinakan mereka di negeri mereka sendiri.</p>
<p>Sejarah membuktikan bahwa umat Islam generasi awal sangat memperhatikan tauhid sehingga mereka mulia dan memimpin dunia. Sejarah juga mengajarkan kepada kita, ketika umat Islam mengabaikannnya akidah, mereka menjadi lemah. Kelemahan perilaku dan amal umat Islam telah memberi kesempatan orang-orang kafir untuk menjajah negeri dan tanah air umat Islam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilmuagamaislam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilmuagamaislam.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilmuagamaislam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilmuagamaislam.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilmuagamaislam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilmuagamaislam.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilmuagamaislam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilmuagamaislam.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilmuagamaislam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilmuagamaislam.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilmuagamaislam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilmuagamaislam.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilmuagamaislam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilmuagamaislam.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuagamaislam.wordpress.com&#038;blog=12691492&#038;post=1&#038;subd=ilmuagamaislam&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmuagamaislam.wordpress.com/2010/03/19/mengenal-ilmu-tauhid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9b84cba0c9039d1372f9333a78bcb5f6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ilmuislam1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ilmuagamaislam.files.wordpress.com/2010/03/flag.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Kalimat Tauhid</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
